Jenis Aliran Modifikasi Motor Yang Wajib Dikenal Pecinta Motor

Tampil maskulin, artistik, dan eksentrik adalah ciri khas para pengendara sepeda motor atau bikers. Mereka melakukan modifikasi sepeda motor kesayangan mereka meski menghabiskan biayanya tidak sedikit. Namun uang yang dikeluarkan para bikers dalam memodifikasi tidak menjadi masalah. Bahkan dengan pendanaan minim, motor modifikasi yang menawan dan eksentrik masih bisa dibangun.

1. Bratstyle & Japstyle


Bratstyle

Gaya modifikasi bratstyle dan japstyle memiliki kemiripan. Bratstyle sebenarnya adalah nama dari bengkel sepeda motor yang terletak di Prefektur Saitama, Jepang. Ciri khas modifikasi bengkel ini diantaranya mengadopsi tangki chopper, ban besar, fender depan dan belakang dipotong atau dihilangkan sehingga motor terlihat garang.

Japstyle

Sementara japstyle bisa terlihat dari desain tangki yang kecil dan sederhana, dudukan ramping, setang jenis semi-ape/ setang monyet, dan perlengkapan pencahayaan dirancang dengan ukuran yang unik dan sekecil mungkin.

2. Cafe Racer


Cafe Racer

Gaya old school lainnya adalah cafe racer yang lahir dan berkembang dengan subkultur rock & roll di Inggris pada 1960-an dan kemudian menyebar ke Prancis, Italia, dan banyak negara Eropa lainnya.

Cafe Racer adalah sepeda motor jenis sport yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk membuatnya lebih ringan dan lebih cepat. Tidak heran jika sepeda motor BSA, Triumph, atau Triton menjadi favorit modifikator Inggris. Karakteristik yang menonjol pada gaya cafe racer, antara lain menggunakan stang jepit atau stang rendah sehingga sepeda motor dapat melaju lebih cepat. 

3. Scrambler


Scrambler

Gaya modifikasi ini mirip dengan bratstyle, tetapi perbedaannya adalah pada penggunaan ban dan tipe knalpot. Jenis ban yang digunakan untuk gaya modifikasi ini biasanya dengan motif kotak bahkan ban trail.

Sedangkan ciri-ciri lain yang terletak pada knalpot yang tidak diletakkan di bawah sepeda motor, tetapi di samping. Ini sesuai dengan semangat gaya modifikasi semi off-road dan bahkan bisa digunakan untuk melintasi wilayah pegunungan.

4. Bobber & Chopper


Kedua gaya modifikasi ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain, dan paling diminati oleh pengendara motor besar seperti Harley-Davidson dan lainnya.

Bobber Style

Gaya bobber lahir lebih dulu, pembangun dan modifikator membiarkan sasis asli (frame). Modifikator bobber hanya memotong dan atau membuang spatbor depan-belakang, tangki bahan bakar dimodifikasi, serta pelat lainnya, untuk menjadi sepeda motor dengan bobot yang lebih ringan, juga terlihat sederhana dan unik.

Chopper Style

Sementara chopper lahir karena beratnya Harley-Davidson atau motor India yang berat dan membuat para bikers sering mengalami kesulitan mobilitas saat bepergian jauh. Akhirnya para bikers biasanya memotong rangka sepeda motor, untuk kemudian memodifikasi fender dan tangki bahan bakar. Gaya modifikasi ini memiliki karakteristik unik yaitu menggunakan setang gantungan monyet atau setang tinggi, serta garpu depan panjang.

5. Streetfighter


Streetfighter

Streetfighter adalah motor sport yang disesuaikan dengan menghapus fairing, dan membuat perubahan lain yang menghasilkan tampilan yang lebih agresif secara keseluruhan. Selain sekadar melepas fairing, perubahan spesifik yang memberi contoh tampilan streetfighter adalah sepasang lampu depan besar, tinggi, setang tegak seperti pada sepeda motorcross, dan muffler pendek, keras, ringan. Streetfighters juga merupakan nama sebuah majalah motor Inggris.

Para modifikator streetfighters menggunakan kerangka yang dibuat khusus yang dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan kerangka baja tubular dari superbikes 4-silinder awal tahun 1970-an dan 80-an. Banyak dari frame ini ternyata adalah “karya seni metalurgi yang indah”, mungkin hanya secara tidak sengaja. Banyak juga yang awalnya mesin balap.

Dipopulerkan oleh pembalap Eropa, jenis sepeda motor custom ini mendapatkan popularitas di seluruh dunia, dan produsen sepeda motor mulai merespons pada akhir 1990-an dengan mengadopsi terminologi dan memproduksi streetfighters buatan pabrik, dimulai dengan Triumph Speed ​​Triple 1994 dan 1999 Honda X11, dan di tahun 2009 Ducati Streetfighter.

6. Rat Bike

Rat Bike sebenarnya tidak memerlukan modifikasi presisi dan akurasi. Menurut penggunanya, Rat Bike adalah museum hidup dan catatan perjalanan yang ditampilkan dengan cara yang eksentrik. Jadi jangan heran jika para rat biker selalu memasang semua yang memiliki sejarah dalam kehidupan mereka di sepeda motor mereka.

Rat Bike

Tidak kelewatan mereka menempelkan benda-benda yang dianggap sebagai oleh-oleh dari suatu daerah yang telah mereka kunjungi. Keunikan lain, Rat Bike jarang diperbaiki di bengkel dan jika sepeda motor mereka perlu diperbaiki, pemilik sepeda motor melakukannya dengan cara mereka sendiri.

Back to Top