Langkah – Langkah Mengeluarkan Bibit Anggrek Botol

Bahan & peralatan

  1. Bibit anggrek botol 
  2. Fungisida + bakterisida ( Bactocyn ) dapat dibeli secara online di website/apps bukalapak – klik disini!!
  3. Vitamin B1 ( liquinox start B1 atau jenis lain) 
  4. Kawat dengan ujung yang dibengkokkan (berfungsi sebagai pengait)
  5. Baskom atau sejenisnya yang diisi air sekitar 1 liter
  6. Koran Bekas
  7. Pinset
  8. Tray semai dengan media taman, bisa menggunakan cacahan pakis ,atau sabut kelapa yang sebelumnya sudah direndam dengan larutan cairan Fungisida + bakterisida dan dijemur.

Mengeluarkan bibit dari botol

  1. Buka segel botol
  2. Botol diisi air kira-kira 3/4 botol
  3. Kocok botol pelan – pelan sampai akar bibit terlepas dari media agar-agar di dalam botol, kemudian buang airnya.
  4. Ulangi langkah no.3 sampai akar bibit terlepas dari media agar-agar.
  5. Siapkan koran bekas, keluarkan bibit anggrek menggunakan kawat pengait satu persatu secara perlahan, dimulai dari bagian akarnya. Hati2 jangan sampai ada bagian bibit yang rusak. Kemudian diletakan diatas koran bekas.
  6. Larutkan campuran fungisida + bakterisida dengan vitamin B1 masing – masing sekitar 1ml ke dalam baskom yang sudah diisi air.
  7. Cuci bibit sampai sisa media agar-agar yang menempel benar – benar bersih. Tunjuannya untuk menghindari tumbuhnya bakteri dan jamur. Hilangkan juga jika terdapat bagian bibit yang busuk atau mengering.
  8. Rendam bibit kedalam larutan fungisida + bakterisida dan vitamin B1 selama kurang lebih 15 menit.
  9. Keluarkan bibit dari larutan (gunakan pinset agar tangan tidak terkena campuran larutan) kemudian tiriskan pada koran bekas lalu diamkan selama satu malam. Untuk memastikan bibit menar benar kering dan menghindari kebusukan bibit.
  10. Siapkan media taman , kemudian letakan bibit pada media dengan posisi bibit horisontal atau direbahkan tidak perlu mengubur akar. Atur jarak setiap bibit agar tidak saling bersentuhan.

Perawatan bibit

  1. Letakan bibit di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  2. Penyiraman menggunakan sprayer 1x sehari pada pagi hari antara pukul 05.00 – 11.00 .
  3. Satu minggu pertama penyiraman hanya dilakukan dengan air saja.
  4. Setelah satu minggu wajib disiram dengan Vitamin B1 dan pupuk serta larutan fungisida + bakterisida. Interval penyiraman 2 minggu sekali atau 1bulan 3 kali.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top